Sabtu, 25 Agustus 2012

Pemimpi di Ujung Mimpi

Sumber Gambar

Teringat beberapa kemarau kemarin saat aku berbincang sambil menatap kedua bola matamu yang memulai menguning termakan oleh rentanya senja. Kulitmu pun tak sekencang dulu lagi, tak lagi mengkilap bagai klem yang baru dipernis. Gerakmu pun  mulai melambat, bahkan primadona di atas kepalamu pun yang dulunya sangat enkau banggakan kini mulai memudar. Aku tahu itu bukan hanya karena senja, tetapi karena lelah untuk memanusiakan titisan yang dititip Tuhan padamu. Kala itu kita berbincang tentang harapan dan cita-cita. Aku yang masih terlihat lugu dan tak pernah berpikir "visioner" dengan sanatai menjawab "aku ingin  berlayar mengelilingi dunia". Yah, itu cita-citaku sejak dulu. Mungkin karena darah pelaut yang engkau titiskan padaku.

Engkau dengan tegasnya menjawab "Tidak" untuk asa yang kugantung setinggi langit itu. Kau tak ingin aku menjalani hari dan melewati malam dengan ayunan ombak laut. Mencari arah dengan pedoman bintang-bintang dan menggantungkan harapan pada selembar kayu. "Cukuplah aku yang merasakannya nak" katamu saat itu. Aku pun menurut katamu saat itu, dan mulai merintis mimpi yang lain yang akhirnya akupun senang dan menikmati mimpi itu.

Enam semester berlalu dengan indah dan tanpa halangan yang berarti. Aral seakan enggan untuk menghampiri, bahkan angka sempurna pun pernah ku cetak demi banggamu padaku. Kau terlihat sangat bahagia, peluh dan keringat yang senantiasa mengalir dari kening dan setiap pori di tubuhmu seakan kering dan kembali terganti oleh semangat. Kaupun menggantung harapan padaku, saat itu aku yakin untuk membuat harapanmu padaku menjadi nyata.

Asa dan harapan kadang tak selalu sejalan dengan realitas. Rasa malas mulai menghampiriku, skala prioritas tak pernah lagi tersusun dengan baik. Sekumpulan teori manajemen waktu, analisis SWOT, dan teori-teori asing lainnya kini hanya tinggal teori tanap sebuah aplikasi dariku. Padahal aku harusnya bisa untuk hal itu. Sesal kadang hadir di saat malam mulai mengintai hingga jingga memudar di barat, namun kembali hilang kala embun menyambut fajar. Mata kadang terbuka kala terik memanaskan kulit dan kala cahaya luar mengalahkan cahaya lampu. "Ini bukan aku yang dulu!"

Kini sesal hadirlah sudah, namun sesal tak ada guna jika tak ada kata berubah. Mimpi dan harapan masih terbentang dan tak terputus. Subuh masih menjemput hati yang haus akan mimpi. Cukup katakan "Aku bisa" dan kemudian "Buktikan kalau aku bisa". Karena aku adalah pemimpi di ujung mimpi.


"Janjiku adalah janjiku untuk saat itu, sekarang dan nanti"

Jumat, 24 Agustus 2012

Masa

Sumber
Semburat jingga menghantam asa
pekat berlalu tanpa menuai mimpi
pagi datang menjemput harap
siang berlalu tanpa hasil

Berharap pagi masih menjemput
namun masa takkan berulang
Perih!
Sesal!
Malu!

Aku akan tetap mengejar mimpi walau masa tak lagi berpihak!


"Ayah Terima kasih telah menyadarkanku akan kebodohanku"

Candu Cinta

Empat musim telah kulalui bersama dirimu, kadang kau bersembunyi di dekap dadaku dan kadang pula kau bertengger di ujung jari manisku. Kau dengan relahnya menghabiskan separuh dari dirimu hanya untuk menciptakan sensasi untukku. Mencoba meluruskan benang kusut dalam kepalaku dan mengusir rasa dingin yang bergerogot dalam diri.

Entah kapan aku mengenalmu, mulai mengecupmu dan menghisap dalam-dalam setiap nafas dan aroma yang kau cipta dari setiap inci tubuhmu. Aku tak ingat kapan ku mulai akrab dan selalu menggenggammu di sela jemariku, menemaniku dalam dinginnya malam dan teriknya siang. Aku pun begitu lihai memainkan setiap nafas yang kau masukkan dalam tenggorokanku, menikmatinya kemudian melepaskannya dengan lembut.

Aku telah jatuh cinta padamu, bahkan mungkin lebih dari itu. Aku ingat dengan kecupan yang entah kesekian kalinya, kau membuatku hampir terjatuh dalam langkahku, mengurai benang kusut yang kian semakin kusut di kepalaku dan akupun tak peduli dengan itu. Aku semakin menggila dan mengecupmu kembali, menghirup dalam-dalam aroma tubuhmu, dan akhirnya aku pun harus tersedak oleh sedapnya sensasimu. Pernah pula kau hadir mencoba untuk mengusir rasa dingin yang bergelayut dalam diri. Menemaniku dalam waktu senggangku di malam yang hampir pagi, bercumbu di tepi laut dengan tiupan angin yang enggan untuk mengerti dengan dinginnya diri. Kala itu tubuhmu berwarna cokelat dan sedikit lebih gemuk dari biasanya, aku pikir kau akan membuatku lebih hangat. Pikirku ternyata salah kau ternyata hanya membuatku hangat untuk sesaat namun membuatku harus terbatuk dan mengginggil untuk beberapa waktu.

Ah, aku mau melupakanmu, meninggalkanmu dan tak ingin menjamahmu lagi. Kau hanya sebuah cinta yang memakan setiap inchi dari nikmat yang kau beri untukku. Tak apalah jika aku harus kedinginan di setiap malamku, tak apalah jika aku harus bosan dalam setiap waktu senggangku dan tak apalah jika rasa eneg ini harus hadir dalam setiap santapku. "Pikirku saat itu". 

Aku pun berhasil melupakanmu entah beberapa saat lamanya, namun entah dengan sugesti apa engkau mampu menaklukkan kokohnya diri dan teguhnya hati. Kau hadir kembali meski dengan intensitas yang tak sama lagi seperti dulu. Aku ingin melepaskanmu dengan pelan, mencoba menggantimu dengan cinta yang tak akan menjadi candu bagi diriku. 

Ilalang pun hadir mengusik dirimu, ia kudapati bercerita tentang rumpangnya yang tak lagi hijau karenanya. Ia berceloteh tentang jahatnya kau pada rumpangnya, kajamnya kau saat kau renggut mimpi sang tunas dari rumpang itu. Ilalang dengan mata sayu bercerita tentang harapnya untuk tak jatuh cinta pada rusuk yang akan tetap mengecupmu. Ia pun bercerita bahwa ia tak ingin tunas yang nanti tumbuh dari rumpangnya menjadi lemah dan idiot karena candu yang kau cipta sebelumnya. 

Yah, aku mengerti akan sakit yang ia rasakan. Aku kembali bercermin pada diri yang tak hijau ini. Aku bertanya "apakah ini karenamu?" Mungkin. Ilalang pun kembali meyakinkanku untuk berhenti membiarkanmu bertengger di ujung jari manisku dan berhenti membiarkanmu bersembunyi dalam dekapan hangat dadaku. Yah, cukuplah aku telah mencintaimu selama empat musim! 

"Semoga"

Sabtu, 18 Agustus 2012

Award Pertama di Malam Takbiran

Ambil Gambarnya di sini

Seharian ini aku gak pernah buka blog saya, yah maklum saja sehari menyambut hari kemenangan (baca: Hari Idul Fitri) aku disibukkan oleh tugas-tugas dadakan yang diberikan Ummiku pada saya. Tugasnya sih tidak sebegitu berat, hanya sekadar menemani belanja ke pasar, ankat kantong belanjaannya dan antar ke sana ke mari.  Hmmm,,, dan tentu juga cari bahan untuk menyambut lebaran besok, apalagi kalau bukan berbagai jenis lauk yang sebenarnya tak terlalu istimewa. Yah, perbedaannya cuman pada Konronya aja makanan kesukaan saya. Makanan yang lain kayak ayam, udang dan ikan sih tak istemewa sekali menurutku. (Maklum anak daerah pesisir, hehehe)

Setelah seharian berkeliling dam tentunya juga istirahat (tidur siang) akhirnya aku punya waktu untuk membuka blog saya, niatnya sih hanya ingin lihat last comment di postingan terakhir saya atau sekadar chek jumlah followers bertambah atau tidak, hehehe. Eh pas mau check followers tentunya aku lihat C Box aku dulu. Hmm,,, disitu terlihat ada sapaan yang membuat aku tertarik untuk membacanya,. Gini nih bunyinya "halo kakak, kakak dapet award loh, kunjungi blogku ya check awardnya". Wah aku dapat award dari seorang teman yang biasanya sih aku panggil adek. Aku gak tahu kok dia bisa ingat aku yah? Hehehe. Terima kasih yah Adek Indana dah ingat dan kasih award ke aku. 

Okey,,, tidak usah berpanjang lebar. Sesuai dengan peraturannya aku bakalan sebutin 11 hal tentang diriku:
  1. Aku mahasiswa semester..... (baca: Sekian) dan mudah-mudahan bisa selesai tahun ini. Hehehe
  2. Aku  paling suka yang namanya touring dan mancing apalagi kalau ikannya besar-besar
  3. Aku sangat suka main hujan. lihat senja, memandang bintang dan tentunya dengar suara ombak. (Agak lebay yah, Hehehe)
  4. Aku paling senang dapat ucapan selamat ulang tahun dari orang lain tanpa lihat FB (makanya aku sembunyiin tanggal lahir saya di FB hehehe)
  5. Ini sebenarnya rahasia sih, aku Phobia sama ular dan ketinggian. Jadi jangan kasih lihat ular dan ngajakin aku ke gedung bertingkat yah, 
  6. Aku ingin sekali ke Gunung Singgalang, soalnya keren banget saya lihat viewnya di sana
  7. Ingin lanjut S2 sih gak jauh-jauh banget, pengennya di Jogja aja.
  8. Makanan favorit saya itu Sop Konro dan suka sekali makan Sayur Bayam
  9. Aku tidak suka makan nasi goreng, makan sih tapi kalau dah terpaksa
  10. Aku mau sekali berat badan saya nambah atau kalau gak bisa tinggi badanku saja yang dikurangi (hehehe)
  11. Aku suka banget dengar lagu rock dan paling gak suka dengar dan lihat boy band
Ternyata aku juga punya tugas untuk saya jawab nih, aku jawab deh....!!!!

  1. Lagi jomblo/pacaran/yang lain? Wah,,, ini sih privasi banget. Tapi aku jawab deh kalau ini saya sulit untuk definisikan soalnya aku gak suka dengan kata "Pacaran" apalagi "Jomblo" aku yang lain deh. Hehehe
  2. Aku paling benci yang namanya galau, walau orang bilang kalau aku kadang  terlihat galau padahal gak sama sekali.
  3. Udah bolong berapa puasanya? Gak ada lah,,, aku kan kuat puasa.
  4. Lagi mudik kemana? Aku mudiknya ke kampung saja di Pangkep
  5. Masih sekolah/kuliah/kerja? Masih kuliah, tapi ingin cepat keluar dari dunia perkuliahan (sarjana)
  6. Yang paling di suka apa? yang paling dibenci apa? Aku paling suka memancing dan paling gak suka sama ular
  7. Twitter atau facebook? Aku suka twitter sih karena lebih privasi
  8. Biasa ngenet sampai berapa jam? Wah, kalau urusan ngenet kayaknya aku harus ubah nih. Aku kadang ngenet sampai lebih dari 10 jam dalam sehari
  9. Biasa bangun pagi jam berapa? Ini sih fluktuatif sekalii, aku kadang bangun setengah enam tapi kebanyakan sih kesiangan. Tahun ini aku harus bisa bangun pagi supaya bisa dapat hadiah Pop Mie kayak di iklan. hehehe
  10. Menurutmu blog aku ini gimana? aku kan suka desain yang minimalis, terus blog Indana dah minimalis jadi aku suka.
  11. Bagaimana pendapatmu tentang perbedaan memulai puasa atau idul fitri tahun ini atau nanti? Peerbedaan menurutku itu hal yang wajar, tapi apapun itu aku ikut sama pemerintah. Hehehe

    Saatnya aku nih yang kasih pertanyaan untuk semua yang aku tag, baca pertanyaannya baik-baik yah!

    1. Kamu suka lihat senja gak? kalau suka kenapa dan kalau gak kenapa?
    2. Menurut kamu cewek/cowok jutek itu gimana? suka atau gak?
    3. Kamu pernah insomnia gak?
    4. Angka favorit kamu angka berapa?
    5. Menurut kamu cowok yang rambutnya gondrong itu gimana?
    6. Cowok/cewek perokok itu gimana menurutmu?
    7. Kamu suka boy band gak?
    8. Kamu begadangnya sampai jam berapa?
    9. Suka nonton film korea gak?
    10. Suka baca novel, cerpen, atau puisi?
    11. Menurut kamu blog aku gimana? Klo ada sarannya komen yah.


    Terus yang saya kasih award dan dipersilahkan untuk menjawab pertanyaannya, yaitu:

    1. Ainun Najib Alfatih
    2. Mushdiqah El Drida
    3. Uswatun Hasanah Musa
    4. Cahaya Penyayang (Nur Rahma S)
    5.  Pipi Fitriani
    6. Ifa Dalifah Tasbir
    7. Laini Laitu
    8. 8ball
    9. Erny
    10. Han Chaniago
    11. Rima Aulia

      Thanks yah Indana dah ngasih award yang pertama. Hehehe

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...