Jumat, 28 September 2012

Training Of Trainer LPM Penalaran UNM

Peningkatan sumber daya anggota dalam sebuah organisasi adalah hal yang mutlak. Hal tersebut karena sebuah lembaga khususnya lembaga kemahasiswaan sangat bergantung dari kader yang dihasilkan. Kaderisasi dalam sebuah lembaga dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Baik itu secara alami dalam hal ini pendampingan secara lansung ataukah melalui kegiatan pelatihan atau sering disebut pengkaderan.

Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat universitas dalam sejarahnya telah menelorkan kader-kader yang plural dalam hal orientasi keilmuan. Proses kaderisasinya pun sangat beragam, mulau dari pengkaderan secara alami, diskusi, hingga kegiatan pelatihan bagi anggota.

Pelatihan tingkat lanjut untuk pertama kalinya dilaksanakan pada periode ini yaitu salah satu program kerja bidang Diklat, Kegiatan Training of teriner ini diadakan di Malino Kabupaten Gowa. Aku mau sholat jadi sudah dulu yah. Hahahaha

untitled

Cuman mau bilang aku ngantuk, insomnia ini kapan sembuh.

Selasa, 25 September 2012

Koboy Kampus

Tiba-tiba saja tersadar ketika mendengar lagu The Panas Dalam "Koboi Kampus". 

Sumber



Koboi Kampus

The Panas Dalam

Lalu kapan saya akan di Wisuda
Adik kelas sudah lebih dulu
Rasa cemas merasa masih begini
Temen baik sudah di DO
Orang tua di desa menunggu
Calon istri gelisah menanti
Orang desa sudah banyak menganggap
Aku jaya di negeri orang
Tolonglah diriku …
Koboi kampus yang banyak kasus
Hatiku cemas …
Gelisah sepanjang waktu-waktuku
Kalau bisa bantulah aku
Luluskan apa adanya
Bagaimna? begitu saja
Nanti kaya bapak dibagi
Tolonglah diriku …
Koboi kampus yang banyak kasus
Hatiku cemas …
Gelisah sepanjang hari-hariku
Maafkan aku ayah …


Mudah-mudahan cepat sarjana wahyu. Semangat!

Rindu yang Terusik

Sumber
 
Hay, kemarin aku sempat menyapa sepi. Ia duduk berdua bersama rindu di sebuah tepian telaga yang airnya jernih, ia hanya duduk tertunduk menatap gelombang air yang tercipta dari dedaunan yang jatuh. Tenang, katanya. Aku sempat melihat mereka menikmati rasa yang seakan tak pernah habis. Sepi menyapa rindu, katanya cukup bersamamu aku sudah bahagia. Tak ada balasan kata dari rindu. Ia hanya duduk menatap sepi dengan mata yang berkaca-kaca. Aku melihat rindu seakan tak ingin brranjak tuk menemani sepi dari tepian telaga itu. Rindu bernyanyi rendah, mengalunkan melodi untuk sepi. Sepi terusik dan beranjak pergi meninggalkan rindu dengan nyanyiannya.

Rindupun kini sendiri, mencoba mengusik kata yang enggan terucap untuk sepi. Senja datang menyapa rindu. Senja bagai cermin bagi rindu, ia seolah menemukan bayangnya dalam senja. Hingga ia pun lupa dengan sepi kala senja datang, ia merasa senja adalah dirinya dan dirinya adalah senja. Senja pun menjadi rindu yang menguat. Rindu yang mampu menembus gelapnya Gua Jepang dan Tingginya Singgalang. Ah, aku terlalu hiperbola untuk hal itu.

Aku beranjak pergi meninggalkan mereka yang sedang menikmati syahdu. Hujan menyapaku di ujung jalan, Rintiknya tepat jatuh di spot memoriku. Mengurai semua kenangan tentangmu, "Bintang". Bintang masihkah kau bersembunyi di padang ilalang? Bintang aku ingin jujur padamu, "Bintang aku ingin bersama rindu tapi sungguh aku tak bisa melepas sepi". 

Aku bersama rindu untukmu Bintang dan biarkan sepi pergi meninggalkanku.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...